Air Terjun Coban Sewu Lumajang – Niagaranya Indonesia

Coban Sewu Lumajang

Coban Sewu Lumajang (foto: telusur.org)

Air Terjun Coban Sewu Lumajang adalah salah satu obyek wisata andalan di Kabupaten Lumajang. Keberadaan Coban Sewu melengkapi aneka objek wisata lain di kabupaten ini, seperti Pantai Tlepuk, Pantai Dampar, Pantai Wotgalih, Danau Segitiga, Air Terjun Manggisan, Pantai Watu Godek, Pantai Watu Pecak, Pantai Bambang, Pemandian Selokambang dan Puncak B-29.

Kehadiran Coban Sewu membuat objek wisata di Lumajang makin bervariasi. Apalagi objek wisata ini berada di perbatasan dengan Kabupaten Malang di sisi barat. Sehingga jika berada di Malang bisa dijadwalkan untuk singgah ke sini karena destinasi ini sangatlah sayang untuk dilewatkan.

Banyak Coban Sewu

Mungkin bila anda mendengar nama Air Terjun Coban Sewu, yang terlintas di pikiran adalah obyek wisata di lereng Gunung Lawu, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Tapi bukan itu.  Kalau yang di Tawangmangu namanya Air Terjun Grojogan Sewu, bukan Coban Sewu.

Atau objek wisata yang ada di Dusun Tretes, Desa Bendosari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Air terjun ini juga sering disebut Grojogan Sewu oleh masyarakat Malang. Lagi-lagi bukan itu.

Coban Sewu yang di Lumajang ini berada di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo. Destinasi ini bisa dikatakan masih perawan dan untuk menuju lokasi dibutuhkan perjuangan tersendiri karena harus melewati jalan yang belum begitu bagus dan menyusuri sungai dengan tebing-tebing curam dan bebatuan licin.

Patokan untuk menuju Coban Sewu cukup mudah.  Dari Lumajang arahkan kendaraan ke perbatasan dengan Kabupaten Malang. Setelah sampai di tugu perbatasan, sekitar 100 meter sebelum tugu tersebut ada gang turun pada kiri jalan. Anda lurus saja sampai sungai, lalu motor diletakkan di gubuk penambang pasir.

Paling Indah

Tak berlebihan bila dikatakan bahwa air Terjun Coban Sewu Lumajang ini merupakan salah satu air terjun paling indah di Jawa Timur. Coban ini memiliki area air terjun yang luas dan tinggi berpadu dengan tebing-tebing curam dan jernihnya air.

Cukup sulitnya perjalanan menuju destinasi ini menyebabkan banyak traveler yang menyebutnya sebagai surga yang tersembunyi.

Sebagai destinasi wisata baru, informasi mengenai Coban Sewu Lumajang masih sedikit.  Namun seiring makin banyaknya kunjungan, obyek wisata ini sudah mulai diperbincangkan dan menjadi tujuan kunjungan wisatawan lokal. Bahkan beberapa wisatawan mancanegara sudah ada yang singgah.

Awalnya, informasi tentang destinasi ini memang disembunyikan warga dikarenakan khawatir tidak terawat oleh pemerintah seperti Gua Tetes. Namun setelah diyakinkan, warga membuka diri dan kini berharap agar Coban Sewu dapat dikembangkan.


Menyusuri Sungai

Coban dalam bahasa Jawa berarti air terjun, sedang sewu berarti seribu. Mungkin karena aliran air di coban ini sangatlah banyak sepanjang tebing.

Air terjun ini juga sangat tinggi sehingga cukup membikin ngeri bila kita mengambil foto dari atas tebing. Jika ingin melihat air terjun dari bawah, kita bisa turun melalui Gua Tetes. Namun pengunjung wajib berhati-hati, karena medan yang dihadapi cukup sulit dan licin.

Setelah sampai di bawah, kita harus melawan arus sungai. Saat menyusuri sungai, Anda juga perlu hati-hati karena arusnya cukup kuat dan deras.

Saat menyusuri sungai ini pengunjung akan disuguhi dengan pemandangan alam sekitar yang menakjubkan, seakan kita berada di alam lain.

Niagaranya Indonesia

Coban Sewu berbeda dengan wisata air terjun lainnya.  Ini perjuangan yang harus dilalui untuk mencapainya. Pengunjung harus menyusuri sungai, naik turun di tebing yang licin penuh lumut. Harus ekstra hati-hati untuk melewatinya.

Namun, semua perjuangan tersebut akan terbayar lunas saat sampai di bawah air terjun. Kejernihan airnya dan tempat yang masih alami sangat cocok untuk yang hobi dengan fotografi dan petualangan.

Bahkan ada yang mengatakan, untuk menikmati betapa mengagumkan Air Terjun Niagara, kini tak perlu jauh-jauh ke Amerika Serikat tapi cukup ke Coban Sewu Lumajang ini.

Coban Sewu akan menjawab semua rasa takjub Anda tentang air terjun yang super tinggi, gelap dan besar. Tak berlebihan bila Air Terjun Tumpak Sewu, julukan dari Coban Sewu, adalah Niagara Indonesia.

Tips Berkunjung ke Coban Sewu Lumajang

Ada beberapa tips untuk para pengunjung yang berencana berpetualang ke Coban Sewu Lumajang. Paling tidak ada tujuh hal yang perlu diperhatikan:, yaitu:

Pertama, disarankan untuk memakai sendal atau sepatu outdoor yang bergerigi karena akan memudahkan kita menuruni tebing-tebing yang curam serta batuan cadas berlumut yang licin.

Kedua, jangan pernah mencoba untuk mencari jalan sendiri. Gunakanlah jasa guide lokal, karena belum ada jalur yang ajeg. Jalur yang ada dibuat warga sekitar pencari rumput yang menerobos jalan sehingga dapat dilewati pengunjung.

Ketiga, bungkus dengan rapat menggunakan plastik semua peralatan elektronik dan masukkan dalam tas. Hal ini karena saat menyusuri sungai anda akan diterpa angin cukup kencang yang membawa butiran-butiran air. Jadi agar tidak basah terkena air.

Keempat, apabila datang  berombongan, anda bisa membawa tali untuk dipegang semua peserta agar lebih aman.

Kelima, bawalah cemilan dan air mineral, karena tidak ada penjual makanan dan minuman di lokasi.

Keenam, perhitungkan waktu, jangan berangkat terlalu sore. Sebagai referensi, dari Tempeh – Gua Tetes membutuhkan sekitar 60 menit.  Turun sungai via Gua Tetes sekitar 30 menit.  Menyusuri sungai menuju Coban Sewu sekitar 20 menit.  Naik sungai menuju Gua Tetes sekitar 45 menit.

Ketujuh, pastikan Anda memperhatikan cuaca. Apabila mendung, lebih baik jangan dilanjut karena akan berbahaya.

Nah, kapan ke sana?



loading...

Komentar