Gunung Lawu Pasar Setan, Wisata Penuh Aura Mistis

Berwisata ke Gunung Lawu tidaklah lepas dari kata mistis dan magis. Terkenal dengan aura mistisnya, gunung Lawu memang kental dengan mitos keberadaan pasar setan di sana. Mendengar pasar setan tentu kita bertanya- tanya apa itu?

Pasar setan diyakini ada di lereng Gunung Lawu, Solo. Pasar setan merupakan pasar yang tak terlihat dengan kasat mata. Pendaki Gunung Lawu hanya akan mendengar suara keramaian, tapi tidak nampak ada sebuah pasar. Meski demikian tidak semua orang bisa mendengar suara tersebut, hanya orang – orang tertentu yang bisa mendengarnya.

Gunung Lawu Pasar Setan Wisata Penuh Aura Mistis

Pasar setan diyakini berada di lereng Gunung Lawu. Meskipun dapat menikmati pemandangan indah bin menakjubkan, jalur ini juga bisa dikatakan yang paling ditakuti alias angker, meskipun merupakan jalur paling cepat dibandingkan bila melalui dua jalur saat ini yaitu jalur Cemoro Sewu atau Cemoro Kandang.

Lokasi Mitos Pasar setan Gunung Lawu

Karakteristik lain yang menjadi ciri keberadaan pasar setan adalah daerah ini sudah tidak memiliki banyak pepohonan tinggi dan berbatang besar. Pada daerah ini hanya tinggal semak-semak perdu dengan ketinggian kurang dari dua meter. Dengan demikian angin sangat terasa sekali mengenai tubuh manusia yang sedang berada di daerah ini.

Pada lokasi punggung bukit seperti ini hampir selalu dipastikan pada waktu malam merupakan tempat angin bertiup kencang. Angin malam biasanya akan bertiup dari bawah melewati lereng-lereng secara cepat. Pada saat melewati punggung bukit ini akan bertiup dan memberikan fenomena suara yang berisik. Hal seperti inilah yang kemudian membuat sensasi keriuhan yang dianggap sebagai suara menyerupai suasana pasar. Dengan demikian daerah inilah oleh banyak orang dianggap sebagai daerah pasar setan, karena pasar yang sebenarnya tidak terlihat dan hanya suaranya saja yang terdengar.

Di lokasi pasar setan sering dikabarkan memakan korban orang atau pendaki gunung meninggal dunia. Hal ini sebenarnya dapat mudah dimengerti karena perjalanan mendaki gunung biasanya akan memerlukan tempat untuk beristirahat sementara.Dan lokasi tepat untuk beristirahat adalah lokasi pasar setan ini.

Tentu saja dipilih hal ini karena relatif sudah dekat dengan puncak, daerah ini relatif datar sehingga mudah untuk mendirikan tenda atau sekedar berlindung di bebatuan. Pada saat beristirahat seperti inilah sering terjadi kasus orang kedinginan dan menderita hipotermia misal karena cuaca di atas yang relatif ekstrim seperti turun hujan besar dan kabut gelap. Dengan demikian dapat dimengerti jika banyak korban meninggal dunia yang berlokasi di daerah pasar setan.

Jadi memang wajarlah kalau keberadaan pasar setan ini menjadi terkenal karena hampir banyak orang dan pendaki gunung selalu melewati daerah ini khususnya saat perjalanan pendakian malam hari.



loading...

Komentar