Menginap di Hotel Harris Bandung dan Menjelajahi Tempat Wisata di Sekitarnya

Hotel Harris Bandung | Alampriangan.com – Salah satu akomodasi terbaik yang ada di Paris van Java adalah Hotel Harris Bandung. Akomodasi yang terletak di Jalan Peta No.241 ini menawarkan hunian eksklusif dengan standar bintang empat. Jika menginap di sini, Anda akan mendapatkan cukup banyak fasilitas seperti ruangan yang sudah berperabot lengkap, Wi-Fi berkecepatan tinggi, kolam renang, dan tempat makan serta nongkrong yang menarik.

Hotel Harris Bandung yang bisa Anda pesan via Traveloka ini juga menyediakan gedung pertemuan yang cukup lebar dan dekat dengan mall. Anda bisa dengan nyaman menginap di sini untuk sekadar staycation atau untuk markas sebelum melakukan penjelajahan di beberapa tempat wisata Bandung, seperti yang tersaji di bawah ini.

Farm House Susu Lembang

Farm House Susu Lembang adalah tempat wisata di Lembang, Bandung yang bertema peternakan. Semua bangunan di sini didesain seperti peternakan di kawasan Amerika lengkap dengan sapi dan juga kambing yang digembalakan dengan bebas.

Selain hewan ternak, kawasan ini juga memiliki tempat bermain untuk anak dan beberapa bangunan menarik seperti rumah Hobbit.

Farmhouse Lembang dengan Konsep Eropa Klasik

Farmhouse Lembang dengan Konsep Eropa Klasik

Biaya masuk ke kawasan ini sekitar Rp25.000,00, tiket yang dibeli nantinya akan ditukarkan dengan segelas susu segar aneka rasa dan satu tusuk sosis. Kalau Anda ingin datang ke sini, perjalanan yang dibutuhkan dari hotel sekitar 45 menit saja. Disarankan menggunakan kendaraan pribadi atau taksi agar cepat sampai.

Dusun Bambu

Dusun Bambu adalah kawasan wisata yang didesain dengan unik dengan mengambil konsep pedesaan tradisional Bandung. Anda akan mendapatkan cukup banyak bangunan tradisional yang berdiri di dekat sebuah telaga, dan juga di sisi kiri dan kanan kawasan hutan yang disulap menjadi sebuah restoran yang dinamai Lutung Kasarung.

Dusun Bambu

Dusun Bambu

Kawasan Dusun Bambu disebut sebagai tempat yang nyaman untuk menghabiskan hari lepas dari hiruk-pikuknya Bandung. Anda bisa bebas makan di restoran, menikmati bangunan mirip resor yang mewah, atau melakukan penjelajahan ke kawasan hutan yang masih sangat alami. Dari hotel, kawasan ini bisa ditempuh dengan kendaraan umum atau pribadi dengan waktu perjalanan 50-60 menit.

Upside Down World Bandung

Upside Down World mulai digandrungi oleh banyak orang akhir-akhir ini. Tempat wisata ini memiliki beberapa ruangan yang di dalamnya berisi bangunan dengan posisi terbalik. Semua benda seperti tempat tidur, meja, dan properti lain menggantung di udara sehingga saat berfoto, Anda seperti menggantung meski tidak jatuh.

Upside Down World Bandung

Upside Down World Bandung

Biaya masuk untuk tempat wisata ini cukup mahal, sekitar Rp100.000,00. Namun, banyaknya ruangan bertema yang menarik bisa membuat Anda betah berfoto-foto hingga memori kamera habis. Untuk sampai ke kawasan ini Anda bisa menggunakan taksi melewati Jalan Otto Iskandar Muda atau Jalan Layang Pasupati dengan waktu tempuh sekitar 25 menit.


Sanghyang Heuleut

Terletak di kawasan Bandung Barat, Sanghyang Heuleut menawarkan keindahan alam berupa danau yang cukup luas dan juga perbukitan batu yang mengelilinginya. Saat datang ke kawasan ini, Anda bisa melakukan banyak aktivitas menyenangkan seperti berenang, berburu foto, atau terjun dari atas batu-batu menuju permukaan danau yang sangat jernih.

Sanghyang Heuleut

Sanghyang Heuleut

Kawasan di sekitar Sanghyang Heuleut juga sangat cocok digunakan sebagai lokasi kamping. Kalau Anda ingin menghabiskan malam di sini dan merasakan suasana malam yang hening, dipersilakan untuk memasang tenda di lokasi yang sudah disediakan. Sebelum datang ke kawasan Sanghyang Heuleut pastikan cuaca sedang baik karena jalanan menuju ke lokasi suka berlumpur sehingga susah untuk dilewati.

Tebing Keraton

Tebing Keraton adalah salah satu tempat terbaik di Bandung bagi mereka yang menyukai fotografi. Di atas tebing yang cukup tinggi ini, Anda bisa menyaksikan hutan-hutan yang sangat lebat dan juga Kota Bandung yang terlihat menyala dari kejauhan pada malam hari. Cukup bayar tiket masuk sekitar Rp6000,00, keindahan alam yang masih alami ini bisa Anda lihat hingga puas.

Tebing Keraton Bandung

Tebing Karaton

Saat terbaik untuk mendaki dan menikmati keindahan dari Tebing Keraton adalah pagi hari. Sebelum pukul 06.00, kawasan hutan di bawah tebing sedikit berkabut. Anda bisa melihat momen ini selama beberapa menit sebelum akhirnya matahari terbit muncul dari ufuk timur dan menampakkan keindahan Bandung dari ketinggian.

Pasar Cibaduyut

Datang ke Bandung dan belanja di distro pakaian mungkin sudah biasa. Namun, Anda bisa mengubah kebiasaan itu dengan belanja hal lain yang jauh lebih menarik seperti aneka kerajinan dari kulit. Di Pasar Cibaduyut, banyak pengrajin kulit yang menjajakan barang terbaiknya mulai dari sepatu kulit hingga jaket yang memiliki kualitas prima.

Sentra Sepatu Cibaduyut Bandung

Sentra Sepatu Cibaduyut Bandung

Hampir semua barang di sini dikerjakan secara manual oleh pengrajin. Bahkan, kalau Anda memiliki desain sendiri, mereka bisa membuatkannya secara sempurna. Proses pembuatan barang di kawasan ini sekitar 1-2 minggu tergantung permintaan. Jadi, pikirkan masak-masak apakah ingin barang dengan desain sendiri atau beli langsung.

Trans Studio Bandung

Tidak bisa dimungkiri lagi kalau pesona dari Trans Studio Bandung bisa membuat siapa saja ingin bertandang. Kalau Anda datang ke Bandung selama beberapa hari, sangat disarankan untuk menghabiskan satu hari penuh untuk mencoba semua wahana yang ada. Coba satu-satu permainan yang ada dan masuklah di setiap bangunan bertema.

Trans Studio Bandung

Trans Studio Bandung

Untuk lebih bisa menikmati keseruan di Trans Studio Bandung, sangat disarankan menghindari akhir pekan atau libur panjang. Meski banyak acara diadakan di sana, Anda akan kesusahan mencoba banyak hal karena harus antre panjang.

Inilah beberapa objek wisata yang bisa Anda kunjungi ketika menginap di Hotel Harris Bandung. Semoga bisa menambah referensi lokasi penjelajahan Anda ketika mengunjungi Bandung.



loading...

Komentar