Sekilas Tentang Tugu Khatulistiwa

Tugu khatulistiwa atau disebut juga dengan equator monumment terletak di Jalan Khatulistiwa, Pontianak Utara, Kalimantan Barat. Ikon wisata kota Pontianak ini selalu ramai dikunjungi wisatawan yang bertandang ke Pontianak.  Tugu ini dibangun untuk menandai garis khayal Khatulistiwa yang terletak di Siantan pada garis lintang nol.

Wisata Tugu Khatulistiwa

Wisata Tugu Khatulistiwa

Tugu yang sudah banyak dikenal dunia ini sudah banyak mengalami renovasi. Awalnya tugu hanya dibuat dalam bentuk tonggak disertai anak panah, kemudian disempurnakan dengan bentuk tonggak disertai lingkaran dan anak panah. Untuk melindungi tugu khatulistiwa yang asli, maka tugu tersebut kembali mengalami renovasi dengan ditambahkan kubah, kemudian dibuatkan duplikat dari tugu dengan ukuran yang lima kali jauh lebih besar dibandingkan dengan tugu aslinya.

Kontruksi Bangunan

Wisata Tugu Khatulistiwa2

Bangunan ini memiliki empat buah tonggak yang terbuat dari kayu belian atau dikenal dengan kayu ulin khas Kalimantan dengan diameter 0,30 meter. Empat tonggak dari tugu ini memiliki tinggi yang berbeda. Dua tonggak yang terdapat di bagian depan dibuat dengan tinggi 3,05 meter, sedangkan dua tonggak lain yang ada di bagian belakang dibuat dengan tinggi 4,40 meter dan dijadikan sebagai tempat lingkaran serta anak panah. Panjang anak panah yang menunjuk pada arah lingkaran ekuator mencapai 2,15 meter yang dibawahnya bertuliskan “109 derajat 20’0”OlvG”, menunjukkan letak tugu khatulistiwa tersebut berada pada garis bujur timur.


Wisata Tugu Khatulistiwa3Keunikan dari tugu yang dibuat dari bahan dasar kayu ulin ini terletak pada saat terjadinya kulminasi yaitu saat dimana matahari berada tepat pada garis katulistiwa. Ketika kulminasi terjadi, maka pada saat itu juga bayangan tugu akan menghilang untuk beberapa detik. Menjadi menarik karena pada kulminasi terjadi, bayangan orang-orang yang sedang berada di  dekat tugu khatulistiwa akan ikut menghilang meski terkena paparan sinar matahari. Titik kulminasi pada matahari hanya terjadi sebanyak dua kali dalam satu tahun, yaitu tanggal 21-23 Maret dan 21-23 September. Peristiwa alam yang tidak ada di sembarang tempat ini dijadikan sebagai even tahunan yang selalu berhasil memancing wisatawan domestik maupun wisatawan asing untuk datang berkunjung.

Peta Lokasi Tugu Katulistiwa


Lihat Peta Lebih Besar



loading...

Komentar