15 Tempat Wisata Majalengka Bernuansa Alam Yang Memesona

Majalengka adalah sebuah kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Barat. Di kabupaten ini terdapat berbagai macam tujuan wisata yang bisa anda kunjungi seperti Wisata Alam, Wisata Budaya, Wisata Kuliner dan Wisata Minat.  Berikut ini kami tuliskan 15 destinasi wisata Majalengka bertema alam yang harus anda eksplore.

1. Curug Muara Jaya

Curug Muara Jaya ada di Desa Argamukti, Kecamatan Argapura yang dikelola pada th. 1999. Di mana jarak yang perlu ditempuh untuk menuju curug ini yakni +20. 1 km dari pusat kota Majalengka. Luas Curug Muara Jaya sebesar +2 Ha. Jarak dari tempat parkir menuju curug itu yakni +300 m berbentuk jalan setapak yang sudah memakai paving blok.

Objek Wisata Curug Muara Jaya tawarkan keindahan alam dengan pemandangan air terjun setinggi 73 m yang terbagi dalam tiga umpak. Hawa yang sejuk dengan hamparan sayur mayur serta pohon kesemek jadi daya tarik untuk peminat wisata alam. Lokasi ini adalah jalur alternatif pendakian ke puncak Gunung Ciremai, selain itu dilokasi ini pada tiap-tiap tahunnya di gelar upacara pareresan yang dikerjakan sesudah panen raya.

2. Curug Sawer

Curug Sawer terdapat di Desa Argalingga, Kecamatan Argapura. Di mana jarak yang perlu ditempuh untuk menuju curug ini yakni +21. 5 km dari pusat kota Majalengka. Luas Curug Sawer sebesar +2. 986 m2. Tempat wisata ini sangatlah punya potensi untuk di kembangkan jadi objek serta daya tarik wisata alam lantaran mempunyai keindahan curug.

Masalah serta persoalan yang di hadapai tempat wisata ini kurangnya akses menuju obyek wisata ini serta keadaan jalan yang sangatlah curam untuk menuju tempat itu hingga pengunjung alami kesusahan untuk meraih wisata itu. Bukan sekedar itu objek serta daya tarik wisata ini tak ada restribusi serta belum terkelola dengan baik, hingga kurang tertangani serta kurangnya ketertarikan pengunjung bahkan juga tak ada pengunjung.

3.  Air Terjun Cibali

Objek serta daya tarik wisata ini terletek di Desa Cikondang Kecamatan Cingambul yang mempunyai jarak +39 km dari pusat kota Majalengka. Tempat wisata ini biasanya kerap di kunjungi oleh beberapa pelajar yang datang pada saat libur. Tempat wisata Air Terjun Cibali ini belum terkelola dengan baik. Untuk akses menuju tempat itu kurang baik serta angkutan umum yang menuju ke obyek wisata ini belum ada. Sedang sarana di tempat wisata ini belum di bangun.

4. Curug Cilutung

Terdapat di Desa Campaga Kecamatan Talaga dengan jarak tempuh +28 Km dari pusat Kota Majalengka. Objek Wisata ini mempunyai potensi yang sangatlah baik untuk di kembangkan, tetapi tempat ini belum terkelola dengan baik. Akses menuju tempat itu telah cukup baik namun belum ada angkutan umum untuk menuju tempat itu. Oleh karenanya, tempat wisata ini membutuhkan perhatian yang lebih dalam mengatasi potensi pariwisata yang ada di Desa Talaga Kulon, hingga Air Terjun Cilutung bisa di kembangkan jadi tempat wisata yang bisa menarik ketertarikan pengunjung.

5. Curug Tonjong

Curug Tonjong adalah tempat wisata alam. Objek ini ada di Desa Teja kecamatan Rajagaluh, yang dikelola oleh pihak Desa/Kompepar serta TNGC (Taman Nasional Gunung Ciremai). Jarak Curug Tonjong dari Kota Majalengka +20 km disamping Timur dengan luas objek ini yakni +0, 5 Ha.

Curug Tonjong tawarkan keindahan alam yang asri serta alami berbentuk aliran sungai dengan air terjun yang cukup deras meskipun tak terlampau tinggi ditambah dengan batu-batuan besar yang ada disepanjang aliran sungai. Kekhasan dari tempat wisata ini yaitu jembatan bambu sehingga pengunjung bisa nikmati keindahan tempat ini saat melewatinya hingga ke puncak curug. Di puncaknya ada pelataran juga sebagai tempat beristirahat.

6. Situ Sangiang (Makam Sunan Parung)

Situ Sangiang terdapat di Desa Sangiang, Kecamatan Banjaran yang didirikan pada th. 1998, di mana jarak yang perlu di tempuh untuk menuju object wisata ini yakni +27 km dari pusat kota Majalengka. Luas keseluruhnya tempat wisata ini yakni +107 Ha, sedang untuk luas Situ Sangiang yakni +19, 7 Ha. Tempat wisata ini dikelola oleh TNGC (Taman Nasional Gunung Ciremai) serta KOMPEPAR (grup penggerak pariwisata).

Tempat wisata Situ Sangiang memiiki pemandangan yang indah dengan hamparan situ/danau, dalam Situ Sangiang hidup ikan mas serta ikan lele yang menurut orang-orang setempat diakui juga sebagai penjelmaan prajurit Talaga Manggung. Terkecuali situ ditempat ini ada makam kramat Sunan Parung sebagai maksud paling utama beberapa pengunjung untuk berziarah. Sembari nikmati keindahan pemandangan Situ Sangiang, pengunjung bisa berkeliling memakai jalan setapak lihat pohon-pohon yang berusia beberapa ratus th. serta satwa liar seperti kera serta lutung.

Akses menuju tempat wisata ini cukup baik, jalan menuju tempat wisata, dari arah wates telah cukup baik dengan konstruksi aspal, kondisinya lebar cukup untuk mobil dua arah namun selanjutnya keadaan jalan yang rusak serta tak ada angkutan umum yang menuju ke sana, tetapi cuma mobil bak terbuka atau ojek serta kurangnya pasokan air bersih.

7. Situ Janawi

Terdapat di Desa Teja, Kecamatan Rajagaluh, dengan jarak tempuh +25 km dari pusat Kota Majalengka. Situ ini mempunyai luas sebesar +1 Ha yang hingga sekarang ini masih tetap dikelola oleh Madrasah Diniyah Awaliah. Situ ini mempunyai kekhasan, di mana ada daratan kecil ditengah situ serta ada sumber mata air yang konon tuturnya bisa mengobati penyakit.

Akses menuju situ ini telah cukup baik dengan keadaan jalan yang telah diaspal, namun tak ada fasilitas transportasi berbentuk angkutan umum yang menuju ke tempat wisata itu dengan sarana yag masih tetap kurang mensupport.

8. Talaga Herang

Tempat wisata ini terdapat di Kecamatan Sindangwangi yang didirikan pada th. 1999. Tempat wisata ini berjarak +23 km dari pusat Kota Majalengka, di mana objek ini dikelola oleh Desa atau KOMPEPAR yang mempunyai luas +3 Ha dengan jumlah karyawan sejumlah 10 orang.

Objek ini masih tetap berbentuk alami dengan mononjolkan daya tarik air talaga yang sangatlah bening serta ada mata air yang keluar dari perut bumi ditengah talaga hingga pengunjung bisa lihat hingga ke basic talaga. Diluar itu tempat wisata ini tawarkan koleksi beragam type ikan yang ada di talaga, pengunjung bisa nikmati keindahan talaga dengan memakai becak air atau perahu kecil.

9. Situ Cipanten

Situ Cipanten terdapat di Desa Gunung Kuning, Kecamatan Sindang. Situ ini mempunyai luas +1 Ha yang diresmikan pada th. 1973 yang disebut Proyek Insentif IPD yang dikelola oleh Desa atau KOMPEPAR. Jarak dari pusat kota menuju tempat wisata ini +15 km. Situ ini mempunyai 3 faedah, salah satunya untuk pengairan, perikanan, serta pariwisata.

Daya tampung situ ini yakni 30. 000 m3, di mana air yang mengalir dari situ ini sebesar 0. 350 l/d dengan areal yang dialiri meraih 600 Ha. Diluar itu objek ini sediakan panorama situ yang cukup menawan, pengunjung bisa nikmati kesejukan hawa di tempat itu sembari nikmati panorama situ yang tenang.

10. Situ Batu

Situ Batu terdapat di Desa Malausma, kecamatan Malausma dengan jarak tempuh +46 km dari pusat Kota Majalengka. Luas keseluruhnya tempat wisata ini yakni +500 m2. Situ Batu adalah tempat wisata alami serta ada sumber mata air. Akses menuju tempat itu kurang baik di mana jalan menuju tempat tempat wisata cuma jalan batu atau jalan tanah, diluar itu belum ada angkutan umum yang menuju tempat Situ Batu. Tak ada pengelolaan atau perawatan pada tempat wisata itu hingga mengakibatkan ada rusaknya pada Situ Batu.

11. Situ Cikuda

Tempat wisata Situ Cikuda ada di Desa Padaherang, Kecamatan Sindangwangi dengan jarak tempuh + 25 Km. Tempat wisata ini dikelola oleh Karang Taruna Desa Padaherang serta pada sekarang ini kerap dipakai oleh orang-orang seputar juga sebagai tempat pemancingan ikan dan ada bendungan. Situ ini belum terkelola dengan baik.  Akses menuju ke tempat itu relatif baik dengan keadaan jalan beraspal namun disebagian lokasi ada jalan yang rusak.

12. Gunung Tilu

Gunung Batu Tilu terdapat di Desa Jatimulya Kecamatan Kasokandel dengan jarak tempuh + 8 Km dari pusat Kota Majalengka. Tempat wisata Gunung Batu Tilu termasuk juga type wisata alam, Gunung Batu Tilu terbagi dalam tiga bukit yang mempunyai kekhasan serta keindahan alam sendiri.

Akses menuju tempat itu kurang baik, belum ada angkutan umum untuk menuju tempat itu serta belum ada sarana yang ada di tempat wisata ini dan belum ada pengelola yang mengatur tempat wisata ini hingga tempat wisata Gunung Batu Tilu tak berkembang serta tak tertangani dengan baik. Pengunjung yang datang ke tempat wisata ini masih tetap ada walau telah tidak sering pengunjungnya.

13. Kebun Teh Cipasung

Terdapat di Desa Cipasung Kecamatan Lemahsugih yang mempunyai luas +58 Ha yang dikelola oleh Koperasi Buana Mukti, dengan jarak tempuh +59 Km dari pusat Kota Majalengka. Kebun Teh Cipasung mempunyai keindahan alam yang menarik di banding tempat wisata yang lain yang ada di Kabupaten Majalengka ataupun diluar Kabupaten Majalengka.

Akses menuju tempat wisata itu kurang baik serta belum ada angkutan umum yang menuju tempat itu dan belum ada sarana yang ada di tempat wisata ini. Pengunjung yang datang kelokasi tempat wisata ini pada hari libur cukup banyak.

14. Pendakian Gunung Ciremai

Gunung Ciremai (Ceremai, Cereme, Cerme, Careme) dengan cara administratif termasuk juga dalam lokasi tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan serta Kabupaten Majalengka, Propinsi Jawa Barat. Posisi geografis puncaknya terdapat pada 6° 53′ 30 ” LS serta 108° 24′ 00 ” BT, dengan ketinggian 3. 078 m diatas permukaan laut. Gunung ini mempunyai kawah ganda, kawah barat yang beradius 400 m terpotong oleh kawah timur yang beradius 600 m. Pada ketinggian seputar 2. 900 mdpl di lereng selatan ada sisa titik letusan yang diberi nama Gowa Walet. Saat ini Gunung Ciremai termasuk juga ke lokasi Taman Nasional Gunung Ciremai, yang mempunyai luas keseluruhan seputar 15. 000 hektare.

Pendakian Gunung Ciremai terdapat di Desa Argamukti, Kecamatan Argapura. Pendakian Gunung Ciremai ini dikelola oleh TNGC (Taman Nasional Gunung Ciremai). Daya tarik tempat wisata ini yaitu puncak Gunung Ciremai, pendakian serta keindahan alamnya.

15. Pemandangan Cikebo

Pemandangan Cikebo ada di Desa Tegal Sari Kecamatan Maja, dengan jarak tempuh +14 km dari pusat Kota Majalengka. Objek serta daya tarik Pemandangan Cikebo mempunyai panorama yang indah serta bisa jadikan juga sebagai tempat untuk beristirahat serta tempat bakar jagung untuk pengunjung. Akses untuk menuju tempat tempat wisata ini cukup baik lantaran ada di tepi jalan serta dilewati oleh angkutan umum. Sarana yang ada di sana yakni tempat istirahat serta tempat bakar jagung.