Mengenal Air ‘Zam-zam’ Di Situ Lengkong Panjalu Ciamis

Mengenal Air ‘Zam-zam’ di Situ Lengkong Panjalu Ciamis

Kabupaten Ciamis memiliki cukup banyak peninggalan sejarah dan budaya. Oleh sebab itu, apabila Anda sedang mencari tempat wisata budaya sekaligus berbau religi, maka bisa mengunjungi daerah ini.

Apalagi di Ciamis juga terdapat banyak tempat wisata alam eksotis yang bisa dieksplore. Salah satu tempat wisata budaya yang juga menawarkan wisata alam di Kabupaten Ciamis yang harus dikunjungi adalah Situ Lengkong Panjalu.

Walaupun terlihat seperti danau biasa, namun terdapat keunikan serta cerita menarik di balik danau ini. Apalagi danau ini sangat indah pemandangannya, karena terdapat pulau kecil di tengahnya.

Jadi, apabila Anda ingin mencari tempat wisata yang masih terjaga keindahannya, maka wajib datang ke danau ini.

Apalagi pepohonan hijau di sekitarnya tentunya sangat membantu dalam merelaksasikan pikiran anda sehingga stress dapat terlepas.

Mengenal Situ Lengkong Panjalu

situ lengkong
gambar: @arip_radartv

Situ Lengkong Panjalu merupakan sebuah danau yang merupakan tempat wisata di Kabupaten Ciamis, dimana danau ini terletak di daerah perbatasan antara Kabupaten Majalengka dan Kuningan.

Danau ini memilikki luas 9,25 hektar dimana terdapat sebuah pulau kecil di tengahnya yang bernama Nusa Larang. Tentunya tempat ini sangat asyik untuk dijadikan tempat menghabiskan waktu liburan apalagi di sekelilingnya terdapat perbukitan hijau.

Baca juga  Kampung Kuta: Asal Usul, Tradisi dan Kehidupan Berkesenian

Tidak heran jika suasana sejuk sangat terasa di tempat ini sehingga cocok untuk melepaskan penat.

Namun sejak tahun 2000, setelah tempat ini dikunjungi oleh Presiden RI yaitu (Alm) Abdurrahman Wahid atau biasa dikenal sebagai Gusdur, Situ Lengkong selalu ramai dikunjungi sebagai tempat wisata religi.

Sebab terdapat makam Prabu Hariang Kencana yang merupakan anak dari Raja Panjalu yang terletak di pulau Nusa Larang. Tidak heran jika banyak wisatawan dari luar kota yang berziarah ke makam tersebut selain menikmati keindahan alam di sekitar danau tersebut.

Tentunya jika Anda tertarik berkunjung ke pulau tersebut maka harus menggunakan perahu dikarenakan tidak ada akses jalan darat. Selain keindahan alamnya yang menarik, tempat ini juga terdapat cerita mitos mengenai asal usul terbentuknya danau ini.

Selain itu pada saat bulan Mulud, biasanya warga sekitar akan melakukan upacara adat yang tidak kalah menarik, yaitu upacara Nyangku. Upacara ini dilakukan untuk  membersihkan benda pusaka yang berada di Museum Bumi Alit.

Cerita Mitos Terbentuknya Situ Lengkong Panjalu

Terdapat beberapa cerita mitos mengenai terbentuknya danau yang terletak di Kabupaten Ciamis ini. Dimana cerita ini begitu terkenal di kalangan warga sekitar dan wisatawan.

Pada zaman dahulu ketika kecamatan Panjalu masih termasuk dalam kawasan yang dikusai oleh kerajaan Hindu, dimana raja yang memimpin daerah tersebut memiliki putera yang bernama Borosngora.

Baca juga  Curug Tujuh Panjalu, Indahnya Mata Air Sang Raja

Raja tersebut menginginkan anaknya memiliki ilmu yang sempurna, sehingga raja memerintahkan anaknya untuk mengembara.

Pengembara putera mahkota tersebut tentunya membawanya ke tanah Arab, setelah puluhan tahun belajar agama Islam di Mekkah, maka ketika ilmunya dirasa cukup maka sang putera mahkota  kembali ke kerajaan.

Ketika Borosngora akan pulang, ia membawa air zam-zam dimana air tersebut ditumpahkan di lembah yang bernama Pasir Jambu.

Namun terjadi keanehan, dimana air tersebut tidak meresap. Namun bertambah banyak sehingga membentuk danau yang sekarang dinamakan Situ Lengkong.

Tidak heran jika banyak orang yang mengambil air danau ini. Karena konon dianggap seperti air zam-zam. Namun tidak semua wisatawan mempercayai hal tersebut.

Akan tetapi tidak sedikit wisatawan mengkonsumsi langsung air tersebut. Bahkan mengisinya ke botol untuk dibawa pulang karena dianggap memberikan keberkahan.

Kini Air Zam-Zam Di Situ Lengkong Panjalu Siap Minum

Karena banyaknya peziarah yang meminum air tersebut, maka tidak heran jika Anda bisa menemukan air ‘zam-zam’ di Situ Lengkong Panjalu Ciamis yang siap diminum.

Air ‘zam-zam’ ini merupakan salah satu oleh-oleh yang akan dibawa oleh para peziarah yang pergi ke makam Borosngora yang terletak di pulau yang berada di tengah danau itu.

Air zam-zam ini tentunya berasal dari danau tersebut, dimana air tersebut disuling dan disaring. Setelah itu disimpan pada sebuah penampungan air.

Jadi apabila para peziarah ingin mengambil air tersebut, maka hanya tinggal memutar krannya saja, sehingga bisa meminumnya maupun menampung di botol untuk dibawa pulang.

Baca juga  Citumang Pangandaran - Cerita Pengalaman Ber-body Rafting

Pengambilan air ini sendiri tidak terlepas dari anggapan masyarakat bahwa air tersebut memiliki berkah. Walaupun memiliki berkah sekalipun namun harus diiringi dengan usaha.

Fasilitas Yang Terdapat di Situ Lengkong

Karena banyaknya wisatawan yang datang ke tempat ini, baik untuk berziarah maupun menikmati pemandangan, maka terdapat beberapa fasilitas yang disediakan.

Tentunya fasilitas ini akan sangat membantu Anda untuk nyaman dalam berkunjung nanti, dimana Anda bisa menemukan MCK, tempat parkir yang luas, dapat menyewa perahu, serta sentra oleh-oleh yang menjual anyaman bambu, bordir, dan gelang kayu.

Tidak heran jika tempat ini tidak hanya menjadi tempat wisata alam saja namun juga tempat wisata religi. Apalagi akses untuk menuju tempat ini juga sangat mudah sehingga bisa dikunjungi oleh siapa saja.

Apalagi Anda juga bisa menikmati keindahan danau ini dengan naik perahu yang disewakan dengan harga terjangkau.

Tidak heran karena keindahan dan cerita yang ada di danau ini membuat banyak wisatawan yang berkunjung ke tempat ini, bahkan wisatawan tidak hanya berasal dari dalam negeri namun juga luar negeri.

Oleh sebab itu tidak ada salahnya jika Anda mengunjungi tempat ini apabila berkunjung ke Kabupaten Ciamis. ***

Berikan penilaian Anda!