Curug Cilember, Air Terjun Indah Favorit Turis Timur Tengah

Curug Cilember Puncak Bogor. Bagi Anda yang tinggal di ibukota dan ingin melepas kejenuhan sambil menikmati keindahan air terjun di dalam relung gunung dan hutan yang alami, silakan mampir ke Curug 7 Cilember atau biasa disingkat Curug Cilember saja. 

Di tempat ini, Anda dapat berkemah dengan fasilitas yang nyaman. Juga dapat menikmati aneka permainan yang bisa mengakrabkan keluarga atau temen sekantor yang berlibur bersama.

Curug Cilember  merupakan kawasan wisata alam  yang mengusung konsep ekowisata. Kawasan  wisata alam ini menyajikan keindahan, kesejukan  dan hijaunya hutan hujan tropis dengan daya  tarik utama berupa 7 (tujuh) buah curug (air terjun).

Kawasan yang berada di kawasan perbukitan Hambalang atau tepatnya di Desa Jogjogan  Kecamatan Cisarua ini, hanya berjarak ±25 km dari kota Bogor dan ±100 km dari kota Jakarta  dan dapat ditempuh dengan kendaraan sepeda  motor, mobil, bus kecil atau sedang.

Mandi di Bawah Cucuran Air Terjun Curug Cilember

Mandi di Bawah Cucuran Air Terjun Curug Cilember

Alamat Curug Cilember

Menuju Curug Cilember sebenarnya tidak terlalu sulit. Cuma memang harus sedikit teliti.

Jika datang dari arah Jakarta atau Bogor, pedoman gampangnya adalah daerah menanjak sebelum Taman Safari. Di sana ada petunjuk arah hijau (DLAJR) yang mengarahkan ke kiri. 

Anda harus sedikit melambatkan laju kendaraan Anda karena jalan masuknya memang kecil. Jadi kalau tidak memperhatikan dengan baik bisa-bisa kelewatan.

Nah, tentu saja kalau Anda dari Cianjur, letaknya di sebelah kanan, setelah jalan menurun melewati Taman Safari.

Tapi sekarang tentu saja lebih mudah apabila Anda dipandu dengan Google Map atau Bing Map.  Dia akan membimbing Anda mencapai curug dengan memberikan jalur yang paling cepat. Tinggal ketik saja dan ikuti petunjuknya.

Jamur Kuping

Wana wisata Curug Cilember, sebagaimana namanya, memiliki jeram air terjun yang tinggi. Curug dalam bahasa Sunda berarti air terjun.

Terletak di kawasan hutan lindung yang lembab.  Mungkin dulu banyak jamur kupingnya sehingga dinamakan Cilember.  Dalam bahasa Sunda, Ci atau cai berarti air, dan Lember berarti jamur kuping.

Curug Cilember

Curug Cilember

Terdapat tujuh buah air terjun yang bertingkat-tingkat. Tempat ketujuh atau tempat terakhir air terjun merupakan tempat yang paling banyak pengunjungnya, karena paling mudah dicapai.

Air terjun ketujuh ini jaraknya hanya 300 m dari tempat parkir kendaraan kecil, mini bus atau sepeda motor. Sedang untuk kendaraan besar,  seperti bus kecil, bus besar atau truk berjarak 700 m.  Ini karena jalannya yang curam, sempit sempit dan berkelok, sehingga kendaraan besar harus parkir sedikit ke bawah.

Setelah parkir melewati gerbang, Anda harus membeli tiket untuk masuk.

Berendam di Genang Jeram

Untuk menuju curug, Anda harus melalui jalan setapak melewati hutan pinus yang hanya cukup untuk berjalan berjajar berdua. Jika berpapasan dari dengan pengunjung dari arah lain harus berjalan menyemut satu per satu. Sedikit tips: akan lebih lebih nyaman apabila kita menggunakan sandal jepit daripada sepatu.

Di kanan kiri pada jalan sebelum mencapai air terjun, Anda akan melihat tenda-tenda terpasang berkelompok besar atau kecil dan satu dua ada yang terpisah menyendiri. Benar, mereka sedang berkemah.  Anda juga bisa melakukannya apabila tertarik.

Perjalanan menuju curug tidak melelahkan. Tak sampai harus berpeluh-peluh menghabiskan tenaga untuk tiba di puncak pesona alam itu.

Kebanyakan pengunjung akan berjalan sambil memandang alam sekitar dan saat tiba di dekat curug, turun berjalan di air dingin yang kedalamannya tak sampai selutut, kemudian duduk-duduk di atas batu.

Untuk pengunjung yang ingin seru-seruan berendam di genang jeram yang lebih dalam melakukan perang air antar teman, berbasah ria, dan pulang berkuyup baju basah, berselimut dingin menggigilkan badan.

Camping di Curug Cilember

Camping di Curug Cilember

Tempat Putri Mandi?

Konon ceritanya tempat itu adalah tempat putri Kerajaan Pajajaran mandi dengan air jernih yang dingin. Menurut cerita pula, mandi di curug ini berkhasiat membuat awet muda, keluarga menjadi bahagia, enteng jodoh, karier meninggi, maupun untuk kesehatan tubuh.

Setelah Curug 7, pengunjung dapat melanjutkan jelajahnya menuju Curug 6 di atasnya, bahkan ke Curug 5 hingga Curug 1 yang tertinggi. Jika dilakukan akan menjadi suatu perjalanan jelajah sunyi yang inspiratif.

Barangkali secara psikografi dapat disebutkan sebagai wilayah kontemplatif, yang hanya dilakukan oleh pengunjung tertentu saja yaitu wisatawan yang memang menginginkan mendapatkan makna dalam suatu perjalanan sunyi, atau anak-anak muda petualang yang berusaha memenuhi rasa ingin tahunya.

Tersedia Villa

Rangkaian curug merupakan jalur berkontur batuan gunung yang terjal. Hanya terdapat sedikit saja tanah datar.

Curug Cilember di Desa Jogjogan, memiliki lahan wisata 6 hektare. Dari lahan itu, 4 hektare berupa lahan miring. Lahan datarnya seluas 2 hektare terpisah-pisah dan dimanfaatkan untuk villa dan perkemahan.

Semua villa yang tersedia bisa menampung 24 wisatawan, sedangkan perkemahan mampu menampung lebih dari seratus pengunjung dengan tenda yang permanen terpasang maupun pemasangan tenda tambahan jika diperlukan.

Walaupun lahan wisata yang tersedia sempit, dapat diibaratkan Cilember adalah neng geulis yang imut. Memiliki sinar beberapa pesona sekaligus dalam dirinya yaitu hamparan hutan lindung, air jeram mengalir deras di celah bebatuan, air terjun yang tinggi, tempat penginapan dan kemah, yang semuanya dalam suasana udara yang sejuk.

Fasilitas Curug Cilember

Fasilitas fun outbond-nya adalah waterfall rapeling menggunakan tali menuruni arus terjunnya air curug, dan pin ball. Fasilitas berbagai game juga disediakan agar kelompok pengunjung dapat melakukan acara gathering, dan lembaga pendidikan dapat melakukan latihan dasar kepemimpinan.

Curug Cilember menjadi objek wisata yang setiap harinya mengalir ramai dikunjungi wisatawan dari pagi hingga petang, yang dari tahun ke tahun rata-rata meneningkat 10 – 20 persen.

Favorit Turis Timur Tengah

Pengunjungnya datang dari berbagai tempat, terutama dari kantor-kantor di Jabodetabek, kelompok komunitas tertentu, keluarga, anak-anak muda, maupun yang paling ramai adalah dari sekolah-sekolah.

Hal yang istimewa  jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke tempat wisata ini cukup tinggi, yaitu sekitar 30% dari jumlah pengunjung pertahun. Wisatawan mancanegara tersebut didominasi wisatawan asal Timur Tengah seperti, Saudi, Bharain, Oman, Libanon dan Yaman.  Mereka umumnya menginap di Cisarua Bogor.

Konon, wisatawan dari Timur Tengah memang cenderung lebih suka kawasan wisata sejuk, asri yang memiliki potensi wisata air seperti air terjun, sungai dan danau. Oleh sebab itu kawasan Puncak tepatnya Cisarua menjadi destinasi favorit  wisatawan asal Timur Tengah untuk tinggal.

Taman Kupu-kupu

Taman Kupu-kupu merupakan wujud wisata ekologi. Bangunannya berupa kubah jaring kawat, seluas 500 m2, yang di dalamnya terdapat beraneka jenis kupu-kupu. Memamerkan perkembangan metamorfosa kupu-kupu dari telor, kepompong, hingga kupu-kupu yang terbang bersayap indah.

Cantiknya Kupu-kupu Cilember

Cantiknya Kupu-kupu Cilember

Pada awalnya Wana Wisata Cilember berupa alam bebas yang siapa pun dapat datang dari arah mana saja. Pada tahun 1990-an, Perum Perhutani mulai menata, dengan merapikan jalan sehingga pengunjung cenderung melalui jalan yang sudah nyaman. Mulai tahun 2000-an, dibangun persinggahan dan dirapikan taman.

Keadaan alam yang telah memberikan pesona kecantikan yang menawan, bila terus dijaga dan dikembangkan akan terus mengalirkan pengunjung, yang ingin mendapatkan kesegaran dari segenap kejenuhan menjalankan  rutinitasnya. Semoga ini bisa turut mendukung kepariwisataan nasional.