7 Tempat Wisata Kuliner Bandung Yang Murah dan Enak 4/5 (1)

Berlibur di Kota Kembang tidak lengkap tanpa mencicipi deretan kuliner Bandung yang dijual di pinggir jalan ataupun di restoran mewah.

Kali ini, kita akan membahas sederetan jajanan kuliner paling laris yang wajib dicoba.  Kuliner bergaya kaki lima ini tidak kalah lezat dengan kuliner mahal yang disajikan di restoran. Bahkan, sensasinya pun beda.

Kuliner Bandung

Kuliner Bandung

Apalagi kalau harus mengantri untuk mendapat seporsi makanan yang rasanya menggoyang lidah. Rasanya sangat puas ketika makanan itu terhidang di depan meja dan siap untuk disantap.

Berikut 7 rekomendasi dari kami:

Kuliner Bandung Batagor Hanjuang

Salah satu kuliner khas Bandung adalah Batagor.  Batagor berasal dari singkatan Baso Tahu Goreng.

Ada beberapa batagor yang terkenal di Bandung.  Salah satunya adalah Batagor Hanjuang yang berlokasi di Jalan Astina, Cicendo, Kota Bandung. Atau persis berada di depan Rumah Makan Anugerah di belakang Istana Plaza.

Dijual dengan menggunakan gerobak sederhana khas pinggir jalan namun pembelinya selalu membludak.

Batagor ini terkenal enak dengan harga yang murah meriah.  Cita rasa tenggirinya sangat terasa di lidah berpadu dengan bumbu kacang yang renyah di mulut.

Uniknya, Batagor Hanjuang juga divariasikan.  Salah satunya dengan mie goreng.  Hmmm…

Buka dari jam 07.00 – 17.00 WIB. Satu porsi Batagor Hanjuang dihargai Rp10 ribu rupiah saja.  Murah kan?

Kuliner Bandung Sate DJ

Sate DJ mengawali deretan kuliner kaki lima Bandung yang harus masuk dalam daftar kunjungan.

Sate ini punya ciri khas yang membedakannya dengan satu lain. Alih-alih menggunakan saus kacang, sate ini justru bisa disantap langsung tanpa saus kacang karena dagingnya memang sudah dibumbui sehingga menghasilkan rasa asin dan pedas.

Perpaduan yang pas. Lapak sate ini berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman No 171.

Sate ini menggunakan tiga macam daging yakni ayam, kambing dan sapi. Selain itu, tersedia juga soto ayam yang lezat. Lapak ini buka mulai jam 5 sore hingga habis.

Pengunjung harus rela antri untuk menyantap seporsi sate asin pedas DJ. Untuk harga, sate ini juga dipatok dengan harga terjangkau hanya 13 ribu rupiah saja untuk satu porsi yang berisi 10 tusuk.

Saking murahnya, ada pengunjung yang bisa menghabiskan hingga 5 porsi sekali duduk.

Kuliner Bandung Iga Bakar Si Jangkung

View this post on Instagram

Kumpul gajihan sama anak 2 ..!!

A post shared by si jangkung (@iga_bakar_si_jangkung) on

Kuliner kaki lima Bandung berikutnya yang membuat ketagihan adalah Iga Bakar Si Jangkung. Iga bakar ini punya rasa yang otentik dan lezat dengan perpaduan rasa manis, asin dan rempah khas Indonesia.

Irisan bawang merah, cabai dan tomat menambah kesegaran dan kelezatannya. Iga bakar ini juga dimasak lama sehingga menghasilkan daging iga yang sangat empuk. Bahkan, sebagian dagingnya sudah ada yang terlepas dari tulangnya.

Penyajian iga bakar yang ditawarkan di lapak ini berbeda dengan kebanyakan. Alih-alih menggunakan piring beling, piring tanah justru yang digunakan.

Piring ini membuat daging beraroma khas dan awet panasnya. Untuk mencicipi, kunjungi lapak yang berlokasi di Jalan Cipaganti No 75G, tepatnya sebelum Masjid Cipaganti.

Kuliner Bandung Mi Kocok Mang Dadeng

Menjajal kuliner kaki lima Bandung tidak lengkap tanpa menyantap semangkok mi kocok buatan Mang Dadeng. Mi kocok ini sudah mulai ada sejak tahun 1967 dan sekarang dikelola oleh generasi ketiga.

Lapaknya tersedia di Jalan KH. Ahmad Dahlan No 67 di Buah Batu. Rasalah yang menjadi kunci popularitas mie kocok ini. Konon bumbunya terbuat dari 15 rempah berbeda termasuk lengkuas, ketumbar, daun salam dan lain-lain.

Dalam setiap penyajian, mie kocok ini dicampur dengan potongan kikil sapi yang empuk dan tauge. Hal lain yang membuatnya makin spesial adalah sumsum lezat yang disajikan bersama mie.

Saking larisnya, pengunjung harus datang di waktu awal untuk mendapatkannya karena jumlah sumsum yang dijual terbatas.

Harga yang dipatok pun terjangkau yakni Rp 23.000 untuk tiap porsi mie kocok dan Rp 27.000 untuk satu porsi mie kocok dan sumsum.

Kuliner Bandung Cuanki Serayu

Pernah dengar sajian khas Bandung bernama Cuanki? Jika pernah tinggal di Bandung pasti cuanki bukan hal yang baru. Cuanki sebenarnya adalah hidangan berkuah mirip bakso dengan ditambah siomay dan batagor.

Hingga sekarang masih banyak penjaja cuanki yang menawarkan dagangannya dengan berjalan kaki di sekitar Bandung.

Dari sekian banyak kuliner kaki lima Bandung yang menjual cuanki, yang terkenal adalah Cuanki Serayu yang berlokasi di Jalan Serayu No 2.

Cuanki ini menggunakan bahan-bahan berkualitas untuk menghasilkan santapan lezat. Siomay yang disajikan juga terbuat dari ikan tenggiri sehingga mempunyai rasa yang sangat enak.

Pembeli Cuanki Serayu selalu penuh setiap harinya. Tidak jarang pembeli harus antri hingga satu jam untuk mendapat satu porsi cuanki panas.

Kuliner Bandung Seblak Kencur Oces

Seblak menjadi kuliner kaki lima Bandung unik yang akhir-akhir ini meledak popularitasnya. Adalah Seblak Oces yang menjadi pioner sajian kuliner ini.

Seblak Oces mengandalkan rasa kuat dari kencur untuk membuat seblak yang lezat. Berbeda dengan kebanyakan seblak lain yang hanya mengandalkan penyedap rasa.

Hasilnya, seblak ini laris dibeli. Lapaknya berlokasi di daerah Purnawarman yang berdekatan dengan Bandung Electronic Center. Seblak Oces disajikan bersama kuah segar yang pedas.

Kuliner Bandung Kupat Tahu Gempol

View this post on Instagram

Kuliner Bandung yang legendaris #kupattahugempol #fjb2018

A post shared by yadi suryadi (@yadisuryadi2.0) on

Sajian kuliner kaki lima Bandung tidak lengkap tanpa Kupat Tahu Gempol. Hidangan lezat ini adalah kuliner khas Jawa Barat yang punya banyak penggemar dan populer hingga ke daerah lain.

Lapaknya berlokasi di Pasar Gempol di Jalan Gempol Kulon No 53. Saus kacang lezatlah yang membuatnya terasa spesial dan lebih lezat dari yang disajikan di tempat lain.

Kupat tahu ini disajikan bersama dengan tauge, kupat atau lontong dan tahu goreng. Untuk menikmatinya, pastikan datang ke lapak sebelum jam 10 pagi atau kehabisan.

Saking larisnya, sudah ada tiga lapak Kupat Tahu Gempol yang dibuka di Setiabudi, Lapangan Gasibu dan Dago.

Untuk menikmati sajian lezat di Bandung tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam karena puluhan kuliner kaki lima Bandung tersedia dengan harga terjangkau.

Yang perlu dipersiapkan hanya perut yang siap menampung berbagai kuliner dari pagi hingga malam.

Berikan penilaian Anda!